Senin, 02 Mei 2016

And The Story Begins..

Halooo!


Kalau kamu nyasar ke blog ini, kemungkinan besar dirimu adalah para calon pengantin yang lagi mencari review vendor vendor pernikahan atau bahasa kekiniannya : bridezilla!

Halo lagi, teman seperjuangan :D

Yap betul, aku juga lagi dalam masa perburuan vendor vendor untuk pernikahanku nanti. Masih lama sih, kurang lebih satu tahun lagi. Kebetulan aku dan cami memang gamau persiapannya mepet mepet, karena cari gedung susah. Percayalah, yang mau nikah banyak banget. Belum lagi kalau dari kita atau keluarga ada request khusus harus gedung yang seperti ini seperti itu. Karena, gedung adalah langkah utama kita untuk menyimulasi budget keseluruhan resepsi

(Ups, dan jumlah catering sih)

(Ya, jumlah catering)


Oh ya, diriku saat ini sudah sampai tahap booking venue dan sedang dalam masa survey vendor yang jumlahnya sangat banyak itu. Tapi ceritain lengkapnya nanti aja kali ya. Sekarang aku bakal cerita awal perjalananku dan cami mulai mempersiapkan pernikahan aku dan cami :D


By the way, aku dan cami (yang selanjutnya akan disebut dengan sebutan si Mas) sudah pacaran kurang lebih 4,5 tahun. Dulu kita kuliah di universitas yang sama, berbeda jurusan dan berbeda fakultas. Kita sama sama merantau dari Jakarta ke Jogja untuk kuliah. 3 bulan setelah pacaran, aku dikenalkan ke orangtuanya si Mas ketika beliau beliau bertandang ke Jogja. Jadi sepertinya kita pacaran udah serius serius aja dari awal.

Aku makin deket sama keluarga si mas, begitupun sebaliknya. Tapi, sampe kita lulus, which is 3 tahunan setelah pacaran, para orangtua belum saling kenal. Sampai akhirnya kita lulus, orangtuaku mulai nanya gimana kelanjutannya. Was was juga kali ni anak pacaran aja lama bener :p

Singkat cerita, akhirnya orangtua mas silaturahmi ke kediamanku, bertemu dengan orangtuaku. lalu sebulan dua bulan kemudian, aku dan orangtua 'berbalas kunjungan' ke rumah si Mas. Tapi belum membicarakan pernikahan sama sekali. Walaupun begitu, di akhir Januari kemarin ketika ada wedding expo di Balai Kartini, aku dan Mas dateng buat liat liat, walaupun masi clueless bangeet

Lalu, tiba tiba, di suatu Sabtu yang sangat biasa, aku pergi kencan sama Mas. Pas di mobil, lagi ngobrol biasa, tiba tiba si Mas bilang gini :

'Ul, kalo bapak ibu ke rumah besok gimana?' 
'Hah? besok? ngapain?' 
'Mau minta lo'

?????




Oh ya, aku dan si Mas kalo ngomong emang pake gue-lo gitu dari dulu ahaha.

Yah intinya sesimple itu. 'Minta' itu kalo orang Jawa biasa bilang nembung. Orangtua laki laki ngomong sama orangtua perempuan, minta izin buat minta anaknya. Gitulah. Ngertilah ya maksudnya ahaha. Intinya, ga ada romantic propose yang will u marry me kaya di ftv maupun film layar lebar.

Jadi kusimpulkan, dari situlah start nya aku dan Mas mempersiapkan pernikahan ini dengan lebih serius :D Alhamdulillah, Bismillah.

Sekarang aku lagi mau ngumpulin hasil survey survey venue, dekor, dan catering buat direview di post post berikutnya. Insha Allah, next post aku ceritain apa aja yang musti disiapin sebelum milih milih ini itu :D

Ciao!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar